Selasa, 25 November 2014

Tulisan Pengingat Diri


Tahun sebentar lagi akan berganti dan ternyata sudah hampir 2 tahun saya mengisi blog ini dengan tulisan-tulisan saya, tentang apa yang saya rasakan, apa yang saya bagi ataupun yang lainnya. Dan ketika ada sebuah GA yang diadakan oleh sahabat blogger yaitu Om NhHer tentang tengak-tengok blog sendiri, tergerak rasa hati untuk menengok tulisan saya setahun ini.

Dan dari semua tulisan saya selama setahun ini, tulisan yang berjudul Ketika Permasalahan Datang Biarkan Mengalir Seperti Air adalah tulisan saya yang sangat berkesan. Karena setiap kali saya membacanya saya masih saja sering berlinang air mata dan sekaligus tersenyum bahagia. Berlinang air mata karena betapa Allah begitu menyayangi saya dengan memberikan ujian-ujian-Nya dan tersenyum bahagia karena saya berhasil melaluinya.

Sungguh tulisan itu seperti cermin dan pengingat bagi saya, bahwa saya pernah dan bisa melalui semua fase-fase sulit. Sehingga setiap kali ada ujian, saya membaca tulisan itu lagi dan lagi, maka hati menjadi lega dan saya berkata kepada diri saya sendiri "Ingatlah dulu kamu pernah diuji dan kamu bisa melewatinya, jadi untuk apa harus bersedih bila sekarang kamu di uji lagi?, serahkan kepada-Nya, kamu pasti bisa, seperti yang pernah engkau lalui".   Itu terbukti membuat saya kuat dan bangkit kembali.

Setiap ada masalah saya cenderung mengevaluasi dan mencari sendiri solusinya dengan berdiam diri / merenung dan membaca buku-buku religi, termasuk artikel-artikel di internet yang berisi peringatan, nasehat dan sejenisnya. Hal ini sangat membantu, karena membuat hati menjadi tenang dan tentram, Sehingga tulisan saya itu bisa dikatakan adalah salah satu obat atau "tombo ati" saya kala ada ujian yang menerpa. 

Saat saya menulisnya, pikiran saya langsung mengembara ke masa-masa lalu, dimana saat-saat ujian demi ujian silih berganti menerpa, yang sempat membuat saya runtuh dan jatuh. Tapi dengan segenap tenaga dan keyakinan kepada-Nya saya bisa bangkit dan tersenyum kembali. 

Walaupun yang saya tulis adalah sebagian kecil dari kehidupan saya, tapi setiap kali membacanya, seakan hidup saya terpampang lebar di depan mata saya. Bukan besar atau kecilnya permasalahan tapi bagaimana kita menghadapinya, dan memaknainya. Menjadikan sebuah ujian sebagai titik untuk kembali meraih asa, menjadikan ujian sebagai bentuk kasih sayang dari Sang Pencipta untuk kita dan untuk mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas semua nikmat-Nya.

Semoga tulisan saya itu juga bisa memberikan "sedikit cahaya didalam setiap gelapnya masalah bagi siapa saja yang membacanya, termasuk juga saya".





34 komentar:

  1. Subhanallah tulisan Mak Iro semuanya menyentuh hati, sebagai pengingat akan musibah, sebagai pengingat akan rasa syukur dan sebagai pengingat bahwa kita sebenarnya kita berkreatifitas. makasih mak Iro :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat sama MbakYu Dwiex'z Someo itu. Bersyukur menjadi kunci kebahagiaan bagi kita semua. Kalau bersyukur Insya Allah nikmat akan ditambah oleh Allah SWT

      Hapus
    2. Saya juga sepakat pak Asep....

      Hapus
  2. Menulis di blog memang bisa dijadikan ajang introspeksi dan juga perenungan ya Mba Iro. Kadang karena menulis satu tema jadi berfikir tentang banyak hal. Terimakasih sharingnya dan semoga menang ya di giveawaynya Om NH. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul mas...
      Sama-sama...aamiin...
      Hayuk ikutan juga...

      Hapus
  3. Subhanallah..., tulisan-nya meng-inspirasi sekali mbak, sebagai pelecut semangat saat kita sedang dilanda ujian. Salut dengan sikap mbak disaat masa-masa itu, benar....Allah nggak akan menyia-nyiakan hamba-Nya ^^
    mudah-mudahan berhasil ngontes-nya ya mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul..
      Terimakasih mbak.... aamiin...

      Hapus
  4. setiap orang memiliki masalahnya masing2. di saat kita terpuruk, memang bagusnya ditulis. jadi ketika kita bahagia, jadinya tidak terlalu bahagia, tetapi tetap bersyukur karena bisa melewati masa sulit ^^
    ganbatte mak irooo...mari jadi insan yang lebih baik lagi...

    BalasHapus
  5. Aiih... udah jadi aja... :)
    dengan menengok tulisan sendiri, menjadi pengingat juga ya... bahwa ternyata kita telah menulis ini atau menulis itu, ternyata ada sesuatu yg berharga dari pengalaman kita yg telah kita tulis dalam blog :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Santi saking semangatnya.... hehe..
      Betul mbak, asal yg kita yg baik-baik insyaallah selamanya akan bermanfaat ya mbak...

      Hapus
  6. Tak terasa ya mak waktu berjalan udah mau tutup taun aja...:( tulisannya udah banyak dong ya mak, bisa dibukukan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak Kania... tp sy masih kurang PD utk membukukannya... tulisannya msh acak adul... hehe

      Hapus
  7. pada akhirnya kebanyakan yg kita 'takuti' gak terjadi... masalah sebesar apapun Insya Allah akan tetap baik2 saja sepanjang kita punya Allah di hati ya mbak :))

    BalasHapus
  8. bener banget ya mak, baca-baca tulisan lama kadang2 bisa jadi tombo ati :-) makasih sudah mengingatkan dan makasih jadi tau ada GA... pengin ikutan jadinya hehe... *siap-siap kompetisi sama mak Iro* :-p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak...sama-sama..
      Hayuk kita berkompetisi... hehe

      Hapus
  9. Kalau saya baca tulisan2 yang lalu, suka ketawa ngakak, sedih sendiri mak (campur aduk), apalagi tulisan diawal2 membuat blog hiaaah kadang mau saya hapus (karena tulisannya kelewat lebay maklum jaman ABG g jelas) tapi kalau dihapus sama saja menghapus kenangan, jadi kalau lagi butuh bacaan kadang suka baca tulisan sendiri yang lalu dan sudah2. Ada kesan tersendiri jadinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mak...sy juga, semoga sampai tua msh tersimpan ya tulisan2 kita... supaya kelak kita bs narsis ke cucu2... hihihi..
      Hayuk ikutan GA nya mak Tina...

      Hapus
  10. tengok2 blog sendiri bisa jadi nostalgia ya maak

    BalasHapus
  11. Blog bagi saya adalah sebuah investasi nostalgia bagi kita di hari tua.. Semoga berjaya ya mbak Irowati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas.... terimakasih ...aamiiin

      Hapus
  12. setidaknya, ketika kita menulis. kita sedang mencatat sebuah sejarah kita sendiri

    BalasHapus
  13. Setuju banget dengan Mak Iro. Menuliskan banyak hal dalam blog bisa menjadi ajang pembelajaran utk diri kita sendiri sebenarnya. Plus dapet bonus saran dan masukan dari sahabat2 dunia maya kita ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak... saran dan masukan itu yang sebenarnya banyak membantu...trimakasih mak Uniek

      Hapus
  14. Saat berserah itu, semua pintu seperti melonggar ya mak Irowati

    BalasHapus
  15. Saya datang dan sudah membaca "Self Reflection" di blog ini
    Terima kasih telah berkenan untuk ikut lomba saya ya
    Semoga sukses

    Salam saya
    #3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Om... semoga sukses juga lombanya...

      Hapus
  16. sangat menyentuh... salam kenal dari saya :)

    BalasHapus