Ini adalah sebuah kisah yang benar-benar terjadi, aku melihat dan mendengar sendiri. Kisah seorang gadis lugu karena keterbatasan yang telah ditakdirkan untuknya. Allah menganugerahinya dengan keterbatasan berpikirnya, bersyukurnya wajahnya tidak sebagaimana kebanyakan anak yang mengidap down sindrom.
Tampilkan postingan dengan label Cermin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cermin. Tampilkan semua postingan
Kamis, 17 September 2015
Minggu, 13 September 2015
Pecah
#episode awal
"Praaanggg..."
"Apa itu nak..?" tanyaku setengah kaget dan berteriak
"Gelas bu.. pecah kesandung kakiku.." jawab anakku dari ruang belakang
"Nak..nak... gimana sih gak ati-ati...pelan-pelan, hati-hati.. bla bla bla bla..." kicoanku menggema diseluruh ruangan.
Anakku hanya mengucap kata "maaf", melihat wajahnya memelas akupun diam. Yah memang sudah pecah mau bagaimana lagi, toh anakku tidak kenapa-kenapa. Aku mengomel, aku marahpun tak akan barang itu utuh lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)